Pitunia

Petunia adalah suatu genus tumbuhan berbunga dari famili Solanaceae yang bunganya berbentuk trompet. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Selatan. Secara fisik, tinggi tanaman ini antara 16–30 cm, bunganya ada yang bermahkota tunggal dan ada pula yang bermahkota ganda dengan warna yang bervariasi (misalnya merah, putih, kuning pucat, biru, dan ungu tua). Petunia umumnya diserbuki oleh serangga, kecuali Petunia exserta yang diserbuki burung kolibri. Umumnya petunia bersifat diploid dengan 14 kromosom dan tidak dapat disilangkan antarspesies.

Tanaman ini dapat mencapai tinggi 40 cm dan mempunyai cabang yang agak banyak, tetapi cabang-cabangnya ini sangat lemah, sehingga tanaman petunia tidak dapat tumbuh dengan tegak.

Ditumbuhi bulu-bulu yang sangat halus, daun-daun dari tanaman ini tumbuh secara berhadap-hadapan. Tangkai daunnya pendek, panjangnya kira-kira bekisar 5–10 cm dengan lebar 4–6 cm. Bunga dari tanaman ini tumbuh di bagian ujung batangnya, kelopak bunganya berwarna hijau kemerah-merahan, daun mahkota bunga bentuknya menyerupai terompet berwarna ungu muda, dan tabung bunga bagian dalam berwarna kuning. Jenis petunia yang mempunyai bunga berwarna ungu muda ini dinamakan petunia violacea, namun masih banyak lagi jenis-jenis petunia yang mempunyai beraneka ragam warna bunganya, di antaranya ada yang dinamakan petunia hybrida yang merupakan hasil persilangan di antara jenis tanaman petunia. Tanaman hias yang berbunga ini akan tumbuh dengan subur bila ditanam di tempat-tempat yang tanahnya subur dan mengandung banyak air, serta mendapat sinar matahari yang cukup, seperti halnya tanaman-tanaman hias lainnya. Tanaman ini mempunyai umur yang pendek, masa berbunga dari tanaman ini hanya sekali saja selama hidupnya, maka setelah itu kita harus mengganti dengan tanaman yang baru. Untuk mengganti tanaman ini tidaklah sulit, karena dengan hanya menyemaikan biji-bijinya kita akan mendapatkan tanaman baru sebagai penggantinya. Biji-biji tanaman ini sangatlah kecil hingga dapat dikatakan bahwa tanaman petunia mempunyai biji yang halus. Sebagai tanaman hias lainnya, ternyata tanaman petunia yang betina dapat juga ditanam langsung di tanah maupun ditanam di dalam pot. Seperti diketahui bahwa tanaman ini mempunyai batang yang lemah dan tumbuhnya tidak dapat tegak, maka orang-orang lebih suka menanam petunia di dalam pot-pot bunga.

Apabila ditanam di dalam pot, maka batang dan daunnya tidak akan terlalu merambat di atas tanah, apa lagi tanah itu banyak digenangi air, maka hal ini akan mempercepat proses pembusukan dari batang serta daunnya itu. Keindahan bunga petunia bisa dinikmati, baik sebagai elemen taman maupun ditanam dalam pot yang berdiri sendiri. Jika Anda berkunjung ke daerah Cihideung Bandung, maka di sepanjang jalan akan banyak Anda dapati pedagang-pedagang tanaman yang menjual petunia dalam pot yang digantung.

Karenanya, petunia dalam pot gantung akan lebih pas jika diletakkan di teras atau balkon rumah. Warna bunga yang kontras dan menjuntai ke bawah, membuat tampilan depan rumah menjadi lebih indah dan semarak.

Sebagai elemen dekorasi taman, tampilan petunia tak kalah menariknya. Ini karena Petunia memang jenis tanaman yang tampil cantik jika bergerombol, sehingga banyak desainer lansekap menjadikannya sebagai pusat perhatian (centerpiece) sebuah taman.

Kami menjual bunga pitunia dalam partai kecil dan besar,dengan harga murah,karena kami adalah petani langsung.

minat hub : 085711858805 wa (dadan)

Advertisements

Flame of Irian

Bagi Anda pecinta tanaman hias tentu sudah tak asing lagi dengan tanaman yang satu ini.

Keindahan bentuk dan warnanya yang mencolok menjadi daya tarik tersendiri bagi tanaman Flame of Irian.

Flame of Irian merupakan jenis tanaman bunga tropis yang tumbuh dengan cara merambat atau menjuntai ke bawah.

Itulah sebabnya tanaman yang memiliki bunga dan daun yang rapat ini sering digunakan sebagai hiasan dinding, pagar atau penutup pergola.

Perawatan flame of Irian sebenarnya cukup mudah. Lakukan penyiraman secara rutin, minimal 2 kali sehari pada awal penanaman menggunakan air yang cukup agar tanaman tumbuh subur. Berbeda dengan tanaman hias lainnya, pemupukan pada tanaman ini tak perlu dilakukan secara rutin. Anda bisa menggunakan pupuk organik di awal penanaman, lalu setelah tiga bulan gunakan pupuk kandang untuk menyuburkan pertumbuhannya. Perawatan berikutnya yang tak kalah pentingnya adalah pemangkasan. Pertumbuhan Flame of Irian relatif cepat, sehingga Anda perlu memangkas bagian pucuk yang berlebih secara berkala. Selain itu, pemangkasan juga memberikan efek tanaman jadi tumbuh lebih rimbun, terutama jika tanaman ini dimanfaatkan sebagai penutup pergola.

Untuk anda yang berminat,kami menyediakan bibit flame of irian dalam berbagai ukuran.

berminat hub : 085711858805 ( wa )